PANGANDARAN (14/03/2016) – Dalam rangka menyambut Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan yang akan disahkan pertengahan Maret 2016 dan hari nelayan pada bulan April mendatang, masyarakat pesisir Pangandaran menggelar pesta nelayan. Acara tersebut berlangsung di kawasan pantai timur Pangandaran dari tanggal 12-14 Maret 2016 dengan berbagai macam kegiatan.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan, keberlanjutan sektor perikanan bertumpu pada semangat besar nelayan Indonesia. Dia mengatakan, jika kebahagiaan merupakan kunci energi besar untuk bekerja.
“Jika kita bahagia, energi untuk bekerja pun akan besar. Jika nelayan bahagia, saya yakin energi mereka untuk meningkatkan produktivitas kelautan dan perikanan akan meningkat juga,” jelas Menteri Susi, dalam sambutannya di hari puncak perayaan Pesta Nelayan, Senin (14/3).
Dalam kegiatan Pesta Nelayan juga diresmikan Pusat Sentra Kuliner dan Pusat Pemasaran dan Promosi Hasil Perikanan. Menteri Susi berharap, tempat ini mampu mendorong roda ekonomi Pangandaran, bukan hanya nelayan namun juga masyarakat lokal.
“Saya berharap, sentra kuliner dan pusat pemasaran ini dapat mendorong produksi perikanan, terutama dalam menyajikan makanan laut yang segar dan masih baru, jadi tidak mengecewakan pengunjung di sini,” lanjut Menteri Susi.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Pesta Nelayan 2016, Ridwan Mulyana mengatakan, ajang Pesta Nelayan ini mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat nelayan, dari nelayan tradisional hingga nelayan modern. Selain itu juga bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada nelayan tentang program-program pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
“Acara ini dapat menggairahkan semangat para nelayan untuk mendukung keberlanjutan dan kesejahteraan. Selain itu, melalui pesta nelayan ini, kita akan merangkul para nelayan untuk mengembalikan semangat mereka dengan kebersamaan,” ujar Ridwan.
Acara pesta nelayan ini dimeriahkan dengan berbagai rangkaian kegiatan lomba. Diantaranya lomba bola voli, lomba tarik tambang dan lomba tumpeng dengan tema “Minawati Binangkit”. Selain itu juga diadakan gerakan bersih pantai dan larung laut sebagai rasa syukur masyarakat terhadap alam.
Dalam kesempatan tersebut, KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) memberikan paket bantuan alat penangkapan ikan berupa 55 unit trammel net, 17 unit fish finder, dan 17 unit GPS kepada nelayan. Selain itu juga penyerahan mobil nelayan pintar senilai Rp. 600 juta dan mengadakan demo pelayanan pembuatan kartu nelayan melalui mobil nelayan pintar tersebut.
Tak hanya itu, dalam pesta nelayan 2016 ini, Menteri Susi juga melakukan penenggelaman KM Viking di pantai barat Pangandaran. Seperti diberitakan sebelumnya, kapal ini ditangkap oleh jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) yaitu KRI Sultan Thaha Saifudin-376, Kamis 25 Februari 2016 di perairan utara Berakit, Kepulauan Riau. Ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah Indonesia dalam memberantas illegal fishing.




