Jasindo Mulai Bayar Klaim Asuransi Nelayan

JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia alias Jasindo mulai bayarkan klaim asuransi nelayan. Sampai saat ini sebanyak tujuh kasus klaim ke perusahaan yang ditunjuk sebagai operator asuransi nelayan tersebut.

Direktur Utama Asuransi Jasindo Solihah bilang dari dari ketujuh pengajuan klaim, sebanyak enam klaim diantaranya berupa klaim meninggal dunia. Sementara satu klaim lainnya adalah untuk biaya pengobatan sekaligus santunan cacat tetap.

Pembayaran klaim perdana ini dilakukan berbarengan dengan pembukaan Pelabuhan Untia di Makassar. Besaran pembayaran klaim sendiri disesuaikan dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam.

Dimana santunan yang dapat diterima nelayan apabila kecelakaan akibat melakukan aktivitas penangkapan ikan sebesar Rp 200 juta. Sementara meninggal di luar aktivitas penangkapan ikan sebesar Rp 160 juta.

Sementara apabila mengalami cacat tetap, biaya santunan yang diterima maksimal sebesar Rp 100 juta. Lalu biaya perawatan akibat suatu kecelakaan mencapai Rp 20 juta.

Menurut Solihah, pengurusan klaim dilakukan tidak lebih dari dua minggu. “Harapannya santunan ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk pendidikan anak atau memulai usaha lainnya yang produktif sehingga keluarga nelayan tetap bertahan dan memulai sumber penghidupan baru,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (27/11).

Asuransi nelayan sendiri menjadi program Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pemerintah telah menganggarkan Rp 175 miliar untuk pembayaran premi tahun ini yang sebesar Rp 175.000 per nelayan per tahun.

Adapun risiko yang ditanggung, yakni nelayan yang mengalami kecelakaan dan memerlukan biaya pengobatan, mengalami cacat tetap, meninggal dunia, karena kecelakaan dalam bekerja, serta nelayan meninggal yang disebabkan bukan karena aktivitas penangkapan ikan.

Sumber

  • Related Posts

    Reindustrialisasi dan Agromaritim 5.0

    Arif Satria, Rektor IPB University Pada tahun 2045 diprediksi Indonesia akan men-jadi empat besar negaraekonomi terbesar di dunia. Per-siapan-persiapan menujui 2045harus dilakukan dari sekarang,baik dari sisi desain ekonomimaupun pengembangan kuali-tas…

    Pentingnya pengembangan dan pemberdayaan nelayan tradisional Indonesia

    Pengembangan nelayan tradisional memiliki potensi yang penting dalam mempertahankan warisan budaya, menghasilkan pendapatan bagi komunitas nelayan, dan menjaga keberlanjutan sumber daya laut. Berikut adalah beberapa pendapat yang umumnya terkait dengan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Reindustrialisasi dan Agromaritim 5.0

    Pentingnya pengembangan dan pemberdayaan nelayan tradisional Indonesia

    Pentingnya pengembangan dan pemberdayaan nelayan tradisional Indonesia

    Bahan Baku Kapal Langka, Kapal Nelayan diganti dari Fiberglass

    Bahan Baku Kapal Langka,  Kapal Nelayan diganti dari Fiberglass

    Peringati hari Nelayan, Apakah Nelayan Semakin Sejahtera?

    Peringati hari Nelayan, Apakah Nelayan Semakin Sejahtera?

    Mulai April 2018, 15 trayek tol laut Jokowi beroperasi penuh

    Mulai April 2018, 15 trayek tol laut Jokowi beroperasi penuh

    Daftar Harga Ikan di Muara Angle untuk Dipanggang di Malam Tahun Baru 2019

    Daftar Harga Ikan di Muara Angle untuk Dipanggang di Malam Tahun Baru 2019